Selamat Datang di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Syiah Kuala

Buka : Senin s/d Jumat - Jam 08:00 s/d 17:00

Kesehatan Gigi Nasional Akan Diadakan Di Aceh

IMG-20191125-WA0017

Banda Aceh, beritaterbit.com – Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) akan segera diadakan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang berlokasi di Blang Padang, pada tanggal 2-4 Desember 2019 dan bekerjasama dengan PT. Unilever dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Acara BKGN ini akan diadakan di seluruh Indonesia secara bergilir dari sejumlah Fakultas Kedokteran Gigi dan beberapa PDGI  yang ada di Indonesia

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unsyiah, Dr. drg. Cut Soraya , M. Pd, Sp, KG. yang sekaligus penanggung jawab kegiatan BKGN Unsyiah Banda Aceh, mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan dengan tujuan agar bisa mengedukasi kepada masyarakat agar dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Kegiatan ini diadakan dengan tujuan agar bisa mengedukasi kepada masyarakat agar dapat memelihara kesehatan gigi dan mulut, supaya dapat terjaga dengan baik,” ujar beliau saat ditemui di ruang Dekan FKG, Senin (25/11/2019).

Selain akan memberikan edukasi kepada masyarakat,  kegiatan ini memberikan pelayanan berupa pemeriksaan dan pengobatan gigi di sini, berupa pengobatan dasar, bisa penambalan, kemudian pencabutan dan pembersihan karang gigi, semua itu gratis,” tambahnya.

Menurut Dekan FKG Unsyiah berdasarkan riset kesehatan dasar di Indonesia, angka karies gigi masih sangat tinggi, sekitar 88,8% yang didominasi dari kalangan anak-anak sekitar 92%, sehingga kita khawatirkan dengan kondisi giginya yang buruk.

“Dengan adanya acara BKGN, harapan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Seperti, cara menyikat gigi yang benar, kapan waktu untuk menyikat gigi,” tutup beliau.

Cut Soraya mengungkapkan, BKGN tahun ini mengangkat tema Lindungi Kesehatan Gigi dari Risiko Gula Tersembunyi. “Kita ingin memberi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mewaspadai gula tersembunyi yang kita konsumsi setiap hari,” ujarnya. Menurut Cut Soraya, mengkonsumsi gula terutama sukrosa akan menjadi substrat bagi mikroorganisme yang bisa dengan cepat menurunkan PH pada rongga mulut, sehingga akan terjadi mileneralisasi atau larutnya email pada gigi. Konsumsi gula yang terus-menerus inilah yang menyebabkan karies pada gigi, namun kondisi ini tidak terjadi begitu saja. Tapi ada empat mata rantai yang mendukungnya yaitu substrat, makanan, bakteri dan waktu. Maka melalui kegiatan ini, Unsyiah ingin mengedukasi tentang pola makan dan menyikat gigi pada waktu yang tepat sehingga bisa memutuskan mata rantai terjadinya karies ini. “Apalagi Aceh tingkat prevalensi kariesnya lebih tinggi dari rata-rata nasional yaitu 30,5 %. Jadi kita membantu masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya, sekaligus bentuk dukungan untuk menuju Indonesia bebas karies tahun 2030,” ucapnya. 
 
Wakil Rektor II Unsyiah Dr. Ir. Agussabti, M.Si mengatakan, kegiatan ini adalah wujud pengabdian Unsyiah kepada masyarakat. Gigi sebagai pangkal kesehatan, memang harus menjadi perhatian kita semua. Sebab jika mulut tidak sehat, akan mengundang berbagai penyakit lainnya. Maka melalui kegiatan ini, Unsyiah mencoba untuk memberikan pemahaman yang benar bagaimana merawat kesehatan gigi dan mulut. Menurut Agussabti, ada empat komponen penting agar edukasi ini berjalan sukses yaitu keluarga, anggota masyarakat, pendidikan dan media massa. “Empat hal inilah yang akan menentukan kesuksesan BKGN, kita akan menilai impact-nya, bagaimana pengetahuan dan tindak lanjut dari masyarakat setelah mengikuti kegiatan ini,” ucapnya. 
 
Area Sales Manager PT. Unilever Nimrot Gultom mengatakan, BKGN ini adalah upaya Unilever untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia. Tahun ini BKGN dilaksanakan selama tiga bulan penuh di 23 FKG dan 40 lebih cabang PDGI di seluruh Indonesia untuk menjangkau 65 ribu lebih masyarakat Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur RSGM Unsyiah DR. drg. Zaki Mubarak, MS serta Perwakilan dari PDGI. (Humas Unsyiah/Ibn)